Boltim, ThenewsBMR.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Oskar Manoppo bersama Wakil Bupati Argo V. Sumaiku meresmikan Pastori Jemaat GMIBM Musafir Kotabunan di Desa Kotabunan Selatan, Selasa (20/1/2026).
Momen tersebut disambut antusias jemaat setempat serta sejumlah tokoh agama dan pemerintahan.
Prosesi peresmian dimulai dengan penandatanganan prasasti oleh Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode GMIBM, Pdt. Dr. Fekky W. Kamasaan, M.Th., bersama Bupati Oskar Manoppo.
Setelah itu dilanjutkan pengguntingan pita sebagai simbol mulai difungsikannya gedung pastori baru yang kini siap menopang pelayanan gereja.
Dalam sambutannya, Bupati Oskar Manoppo menegaskan bahwa kehadiran pastori bukan sekadar fasilitas pendukung, tetapi bagian penting dalam memperkuat pelayanan dan kehidupan rohani jemaat.

Ia berharap bangunan tersebut dapat menjadi ruang tumbuhnya nilai kasih, kebersamaan, dan penguatan iman di tengah masyarakat.
“Perbedaan bukan untuk dipertentangkan, melainkan disatukan sebagai kekuatan. Persatuan dan toleransi menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas sosial dan mendukung pembangunan daerah,” ujar Oskar di hadapan jemaat.
Ia juga mengajak Jemaat GMIBM Musafir Kotabunan serta keluarga besar TK Kristen Pogunoian agar terus merawat keharmonisan, mempererat persaudaraan, dan membangun semangat gotong royong yang telah lama menjadi kultur masyarakat Boltim.
Selain unsur pemerintah daerah, kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara Angelia Regina Wenas, Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama beserta jajaran, para tenaga ahli Bupati, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jemaat dari berbagai wilayah.
Kehadiran mereka mencerminkan dukungan terhadap penguatan pelayanan gereja sekaligus penguatan kohesi sosial antarumat.
Peresmian pastori ini juga dinilai semakin memperkokoh relasi antara pemerintah dan lembaga keagamaan dalam mendorong pembangunan daerah berbasis nilai toleransi.
Di tengah dinamika sosial dan keberagaman keyakinan, semangat kebersamaan menjadi faktor penting dalam menjaga iklim damai dan harmonis di Boltim.
Dengan gedung baru yang representatif, pelayanan jemaat GMIBM Musafir Kotabunan diharapkan semakin efektif.
Gereja kini memiliki ruang yang nyaman bagi para pelayan, sekaligus menjadi pusat penguatan spiritual yang memberi dampak positif bagi masyarakat sekitar. (RuPa)














