Boltim, ThenewsBMR.com – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat pekerja.
Hal ini ditandai dengan penyerahan santunan duka dari BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris peserta yang meninggal dunia.
Bupati Bolaang Mongondow Timur, Oskar Manoppo, secara langsung menyerahkan santunan kematian sebesar Rp42 juta kepada istri almarhum Ali Mamonto, peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan.
Penyerahan berlangsung di Halaman Kantor Bupati Boltim, Senin (19/1/2026), usai apel kerja bersama jajaran pemerintah daerah.
Santunan tersebut merupakan manfaat program Jaminan Kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan yang diberikan kepada peserta aktif sebagai bentuk perlindungan sosial bagi pekerja dan keluarganya.
Kehadiran negara melalui BPJS Ketenagakerjaan diharapkan mampu memberikan rasa aman serta kepastian perlindungan ketika risiko kerja terjadi.
Pada kesempatan yang sama, BPJS Ketenagakerjaan juga menyerahkan Kartu Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada Bupati Oskar Manoppo.
Penyerahan ini menjadi penanda kuatnya sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan Pemerintah Kabupaten Boltim dalam memperluas cakupan kepesertaan, baik bagi pekerja formal maupun informal.
Saat ini, Pemkab Boltim secara aktif menjalankan dua program strategis BPJS Ketenagakerjaan yang dibiayai melalui APBD.
Program pertama adalah Pekerja Rentan Menuju Boltim Bangkit, yang mengakomodasi 4.000 pekerja sektor informal, meliputi petani, sopir, dan nelayan.
Program ini menyasar kelompok pekerja dengan tingkat risiko kerja tinggi namun minim akses jaminan sosial.
Program kedua adalah Ekosistem Desa, yang mencakup 3.194 peserta dari aparat dan lembaga desa. Melalui program ini, perangkat desa serta unsur pendukung pemerintahan desa mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan secara menyeluruh.
Kedua program tersebut selaras dengan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Penanganan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, sebagai langkah konkret pemerintah daerah dalam memperkuat jaring pengaman sosial.
Dalam sambutannya, Bupati Oskar Manoppo mengapresiasi peran BPJS Ketenagakerjaan yang konsisten menghadirkan manfaat nyata bagi pekerja.
Ia juga mengajak seluruh lapisan pekerja di Boltim mulai dari ASN, non-ASN, perangkat desa, pekerja swasta hingga sektor informal untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan demi perlindungan dan kesejahteraan keluarga. (RuPa)














