Menkomdigi: Anak Rentan Penipuan Online, Peran Orang Tua Jadi Kunci

Jumat, 16 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, ThenewsBMR.com – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa anak-anak menjadi kelompok paling rentan terhadap kejahatan di ruang digital, khususnya penipuan daring.

Karena itu, ia menilai peran aktif orang tua, terutama ibu, sangat krusial dalam mengawasi sekaligus melindungi anak dari berbagai ancaman dunia maya.

Meutya menjelaskan, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas).

Regulasi ini dirancang untuk menciptakan ekosistem digital yang lebih aman dan kondusif bagi anak, seiring meningkatnya penggunaan internet di kalangan usia muda.

“Regulasi ini bertujuan membangun ruang digital yang sehat bagi anak-anak. Namun, aturan tidak akan berjalan optimal tanpa keterlibatan langsung orang tua di rumah,” ujar Meutya, Kamis (15/1/2026).

Baca Juga :  Bupati Oskar Manoppo Hadiri Rapat Kerja Bersama Gubernur Sulut, Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Ia memaparkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) yang mencatat sekitar 22 persen pengguna internet di Indonesia pernah menjadi korban penipuan daring.

Kondisi ini semakin mengkhawatirkan mengingat hampir 50 persen pengguna internet nasional merupakan anak di bawah usia 18 tahun.

Sementara itu, data Safer Internet Center menunjukkan bahwa 46 persen anak berusia 8–17 tahun pernah mengalami penipuan daring. Angka tersebut, menurut Meutya, menjadi indikator kuat bahwa anak-anak menghadapi risiko tinggi di ruang digital.

“Anak-anak tidak bisa dilepas begitu saja di ruang digital. Sama seperti hutan, meski terlihat indah, selalu ada potensi bahaya di dalamnya,” tegasnya.

PP Tunas mengatur sejumlah kewajiban bagi platform digital, mulai dari pengelolaan akun anak, pembatasan fitur berisiko, hingga penerapan sistem pengawasan yang lebih ketat.

Baca Juga :  Pilsang Boltim Salah Satu Isu Strategis Yang Dibahas Oleh Forkopimda

Pemerintah ingin memastikan perlindungan anak tidak hanya bergantung pada kesadaran keluarga, tetapi juga menjadi tanggung jawab penyelenggara sistem elektronik.

Meski demikian, Meutya menekankan bahwa pendampingan orang tua tetap menjadi benteng utama.

Risiko digital yang dihadapi anak tidak hanya berupa penipuan, tetapi juga child grooming, perundungan siber, dan berbagai bentuk kejahatan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Menkomdigi juga mengajak komunitas perempuan untuk berperan aktif sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyosialisasikan PP Tunas dan literasi digital secara berkelanjutan.

“Kekuatan ibu dan komunitas perempuan adalah benteng terkuat untuk melindungi anak-anak sekaligus menekan angka kejahatan digital,” pungkasnya. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemkab Boltim Perkuat Penyelarasan Dengan Pemprov Sulut Lewat Rapat Evaluasi APBD Perubahan 2026
Latsar CPNS Boltim 2026 Resmi Dibuka, Bupati Tekankan Integritas dan Pengabdian
Bupati Tunjuk Tiga Pejabat Pelaksana Tugas, Termasuk Kepala Dinas Pendidikan Boltim 
Bupati Boltim Oskar Manoppo Resmi Kukuhkan Pasukan Paskibraka Boltim 2026
Bupati Boltim Oskar Manoppo Pimpin Apel Gelar Pasukan Antisipasi Karhutla
Wabup Boltim Argo Sumaiku Sampaikan Rancangan Perubahan KUA-PPAS Tahun 2026
Tiga Mahasiswa Penerima Beasiswa Kedokteran Pemkab Boltim Teken Perjanjian Akan Mengabdi di Daerah Setelah Lulus
Hadiri Rakornas KKP, Bupati Oskar Manoppo Tegaskan Dukungan Boltim Untuk Swasembada Pangan

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 08:18 WITA

Pemkab Boltim Perkuat Penyelarasan Dengan Pemprov Sulut Lewat Rapat Evaluasi APBD Perubahan 2026

Selasa, 15 September 2026 - 21:50 WITA

Latsar CPNS Boltim 2026 Resmi Dibuka, Bupati Tekankan Integritas dan Pengabdian

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:01 WITA

Bupati Tunjuk Tiga Pejabat Pelaksana Tugas, Termasuk Kepala Dinas Pendidikan Boltim 

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:57 WITA

Bupati Boltim Oskar Manoppo Resmi Kukuhkan Pasukan Paskibraka Boltim 2026

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Bupati Boltim Oskar Manoppo Pimpin Apel Gelar Pasukan Antisipasi Karhutla

Berita Terbaru