Boltim, Thenewsbmr.com – Pertandingan terakhir Grup R Bupati Cup Boltim 2026, yang mempertemukan Bunong Putra Togid melawan Modayag FC, berakhir dengan kemenangan Walkover (WO) bagi Bunong Putra Togid. Hal ini terjadi setelah Modayag FC memilih untuk Walkout pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Ketidakhadiran tim Modayag FC dalam laga ini sangat disayangkan oleh para penonton dan juga mendapat tanggapan dari Pelatih Bunong Putra Togid, Anjas Paputungan.
“Menurut saya, setiap tim pasti memiliki alasan, dan kita harus menghargai itu. Namun, dalam sebuah kompetisi, ketika kita sudah berkomitmen untuk bertanding, tentu ada tanggung jawab yang harus dijalankan. Fair play bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi juga tentang menghormati lawan, panitia, dan kompetisi itu sendiri. Namun, kami tetap memilih untuk fokus pada tim kami dan putaran selanjutnya, bermain sesuai aturan, serta menjaga sportivitas hingga pertandingan selesai,” ujarnya melalui akun Bunong Putra Togid.
Ia menambahkan, “Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Bagi kami, fair play bukan hanya hasil di lapangan. Fair play adalah menghormati lawan, panitia, dan komitmen pada sebuah kompetisi. Apa pun masalahnya, kami berharap setiap tim dapat menyelesaikannya dengan cara yang tetap menjaga nilai-nilai sportivitas,” sesalnya.
Semoga kejadian seperti WO tidak terulang lagi di kemudian hari, karena pada akhirnya hal tersebut tidak hanya merugikan tim lawan, tetapi juga panitia dan jalannya kompetisi.














