Stunting Jadi Alarm Serius, Pemkab Boltim Bongkar Data dan Mulai Langkah Krusial 2026

Rabu, 4 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Boltim, ThenewsBMR.com – Upaya menekan angka stunting di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur tidak lagi sebatas wacana.

Pemerintah Kabupaten Boltim secara terbuka mengevaluasi pelaksanaan Aksi Konvergensi Stunting Tahun 2025 sekaligus memulai langkah paling menentukan dalam penanganan stunting, yakni Tahapan I Analisis Situasi Tahun 2026.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Tim Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (TP3S) yang digelar di Aula Kantor Bupati Boltim, Rabu (4/2/2026).

Rapat ini menjadi forum penting untuk membedah capaian, membuka data riil, serta menyusun arah kebijakan stunting Boltim ke depan.

Rapat koordinasi secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, M. Iksan Pangalima, yang mewakili Bupati Boltim, Oskar Manoppo.

Baca Juga :  Pemkab Boltim Perkuat Penyelarasan Dengan Pemprov Sulut Lewat Rapat Evaluasi APBD Perubahan 2026

Hadir pula Tim TP3S Provinsi Sulawesi Utara yang diwakili Murphy E. K. Kuhu, Asisten III Bidang Administrasi Umum Hardiman Pasambuna, unsur Forkopimda, pimpinan OPD terkait, TP-PKK Boltim, serta seluruh camat dan sangadi se-Boltim.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Sekda, ditegaskan bahwa penanganan stunting tidak boleh berhenti pada laporan dan administrasi semata.

Pemerintah daerah, kata Bupati, harus memastikan setiap program benar-benar menyentuh akar persoalan dan berdampak langsung pada kesehatan ibu dan anak.

“Stunting adalah persoalan masa depan. Yang kita kejar bukan angka di atas kertas, tapi perubahan nyata di lapangan,” tegas Bupati.

Momentum rapat ini menjadi semakin penting karena tahun 2026 ditetapkan sebagai awal pelaksanaan Tahapan I Aksi Konvergensi Stunting, yaitu analisis situasi.

Baca Juga :  Inilah Pesan Oskar Manoppo Saat Melepas Utusan Paskibraka Terbaik Boltim Menuju Tingkat Provinsi

Tahapan ini dinilai sebagai fondasi utama untuk menentukan intervensi yang tepat, terukur, dan berkelanjutan.

Bupati menekankan, analisis situasi harus berbasis data aktual, kondisi riil masyarakat, serta melibatkan seluruh pemangku kepentingan mulai dari desa, kecamatan, hingga kabupaten.

Tanpa data yang kuat dan kolaborasi lintas sektor, upaya penurunan stunting dinilai akan berjalan stagnan.

“Data yang akurat adalah kunci. Desa, kecamatan, OPD, semua harus bergerak bersama agar intervensi benar-benar tepat sasaran,” ujar Bupati.

Rangkaian rapat dilanjutkan dengan pemaparan data stunting per kecamatan yang menjadi sorotan utama. Data tersebut membuka gambaran kondisi riil stunting di Boltim dan menjadi bahan evaluasi bersama antar pemangku kebijakan.

Baca Juga :  Sangadi Kayumoyondi dan Kepala BPBD Boltim Dampingi Wabup Boltim, Tinjau Langsung Proses Pengerukan Aliran Sungai

Selanjutnya, Tim TP3S Provinsi Sulawesi Utara memaparkan evaluasi pelaksanaan Aksi Konvergensi Stunting Tahun 2025, sekaligus menyampaikan arah kebijakan dan rencana strategis penanganan stunting periode 2026–2028.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur berharap terbangun komitmen kuat, sinergi lintas sektor, serta kesadaran kolektif bahwa penanganan stunting bukan sekadar program tahunan, melainkan investasi jangka panjang demi generasi Boltim yang lebih sehat dan berkualitas. (RuPa)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemkab Boltim Perkuat Penyelarasan Dengan Pemprov Sulut Lewat Rapat Evaluasi APBD Perubahan 2026
PT Brantas Memperkuat Standar ISO dalam Proyek RSUD Boltim, Keselamatan dan Mutu Menjadi Prioritas Utama
Open Turnamen Bupati Cup Boltim 2026 Resmi Ditutup. Bupati Tekankan Pembinaan Generasi Muda
Latsar CPNS Boltim 2026 Resmi Dibuka, Bupati Tekankan Integritas dan Pengabdian
Marcel Sebut Pihaknya Sudah Surati Pengusaha Hentikan Pengolahan Tambang
Banyaknya Ekskavator Beroperasi di Sungai Paret, Ternyata Berdampak Positif Pada Perekonomian Masyarakat Lokal
Ketua TP-PKK Boltim Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Desa Lanut
14 Mahasiswa di Bolaang Mongondow Timur Dapat Beasiswa Dari PT ASA

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 08:18 WITA

Pemkab Boltim Perkuat Penyelarasan Dengan Pemprov Sulut Lewat Rapat Evaluasi APBD Perubahan 2026

Rabu, 16 September 2026 - 16:24 WITA

PT Brantas Memperkuat Standar ISO dalam Proyek RSUD Boltim, Keselamatan dan Mutu Menjadi Prioritas Utama

Rabu, 16 September 2026 - 12:47 WITA

Open Turnamen Bupati Cup Boltim 2026 Resmi Ditutup. Bupati Tekankan Pembinaan Generasi Muda

Selasa, 15 September 2026 - 21:50 WITA

Latsar CPNS Boltim 2026 Resmi Dibuka, Bupati Tekankan Integritas dan Pengabdian

Sabtu, 12 September 2026 - 22:05 WITA

Marcel Sebut Pihaknya Sudah Surati Pengusaha Hentikan Pengolahan Tambang

Berita Terbaru