Boltim, ThenewsBMR.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menegaskan komitmennya dalam mendukung agenda nasional pelestarian lingkungan dan ketahanan pangan.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Boltim, Hardiman Pasambuna, yang mewakili Bupati Boltim Oskar Manoppo, dalam kegiatan penanaman pohon di lahan eks tambang sekaligus pencanangan Gerakan Menanam Kebun Agri Park binaan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara.
Kegiatan yang berlangsung di Desa Lalow, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow, Jumat (6/2/2026), ini merupakan bagian dari dukungan konkret terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya pada sektor rehabilitasi lingkungan dan penguatan ketahanan pangan nasional.
Penanaman pohon di area pascatambang tersebut menjadi langkah strategis untuk memulihkan fungsi ekologis lahan yang sebelumnya mengalami degradasi akibat aktivitas pertambangan.
Selain berorientasi pada pemulihan lingkungan, kegiatan ini juga diarahkan untuk mengubah lahan tidak produktif menjadi kawasan pertanian terpadu yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Melalui pencanangan Kebun Agri Park, Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara bersama Ikatan Adhyaksa Dharmakarini mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam pengelolaan pertanian berkelanjutan.
Program ini diharapkan mampu menjadi model pemanfaatan lahan yang tidak hanya memperhatikan aspek ekologi, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan ekonomi jangka panjang.
Dalam sambutannya, Hardiman Pasambuna menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kejati Sulut dan IAD yang dinilai sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah dan nasional.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur sangat mendukung kolaborasi lintas sektor yang berorientasi pada pemulihan lingkungan, peningkatan produktivitas pertanian, serta pemberdayaan masyarakat.
“Program seperti ini bukan sekadar simbol penanaman pohon, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagi keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Pemkab Boltim siap mendukung dan bersinergi dalam setiap upaya yang memberikan dampak positif bagi daerah,” ujarnya.
Kegiatan tersebut juga menjadi wujud sinergi nyata antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam.
Kehadiran berbagai pihak menunjukkan bahwa isu lingkungan dan ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi berkelanjutan.
Dengan adanya Gerakan Menanam Kebun Agri Park, diharapkan kawasan eks tambang di Bolaang Mongondow dapat bertransformasi menjadi ruang hijau produktif, sekaligus menjadi contoh praktik baik rehabilitasi lahan pascatambang di Sulawesi Utara.
Program ini pun diharapkan mampu mendorong kesadaran kolektif akan pentingnya pembangunan daerah yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan. (RuPa)














